Cara Menghasilkan Uang Lewat TikTok Shop: Panduan untuk Pemula

Jual produk atau jadi affiliate untuk mulai mendapatkan penghasilan

Tempo de Leitura: 7 minutos
Cara menghasilkan uang lewat TikTok Shop

Cara menghasilkan uang lewat TikTok Shop bisa dilakukan dengan menjual produk sendiri atau menjadi affiliate yang mendapatkan komisi dari produk yang berhasil terjual.

TikTok Shop menggabungkan konten video, rekomendasi produk, dan LIVE Shopping dalam satu ekosistem, sehingga pengguna dapat mengubah kreativitas menjadi peluang pendapatan.

Namun, hasilnya tidak datang secara otomatis. Anda tetap perlu memilih produk yang tepat, membuat konten yang menarik, dan memahami kebutuhan audiens.

Dalam panduan ini, Unum akan menjelaskan langkah dasarnya secara sederhana.

Bagaimana TikTok Shop Bisa Menghasilkan Uang?

Secara umum, ada dua cara utama untuk mendapatkan uang lewat TikTok Shop.

Pertama, Anda bisa menjadi seller dan menjual produk sendiri. Penghasilan berasal dari keuntungan penjualan setelah dikurangi biaya produk, operasional, promosi, dan biaya lain yang berlaku.

Kedua, Anda dapat menjadi TikTok Shop Affiliate. Dalam model ini, Anda mempromosikan produk milik seller lain. Jika seseorang melakukan pembelian melalui konten atau tautan produk yang memenuhi ketentuan, Anda dapat memperoleh komisi.

Keduanya sama sama membutuhkan strategi. Bedanya, seller perlu mengelola produk dan operasional, sedangkan affiliate lebih fokus pada konten dan kemampuan menghasilkan penjualan.

1. Menjadi Seller dan Menjual Produk Sendiri

Jika sudah memiliki produk, bisnis kecil, atau ingin membangun toko online, menjadi seller bisa menjadi pilihan menarik.

Anda perlu membuat akun seller, melengkapi informasi toko, menambahkan produk, menentukan harga, mengatur stok, dan memproses pesanan.

Dalam ekosistem Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, seller dapat mengelola berbagai aktivitas penjualan dari satu sistem sesuai layanan yang tersedia pada akun.

Namun, membuka toko saja tidak cukup. Produk harus memiliki foto yang jelas, deskripsi yang mudah dipahami, harga kompetitif, serta layanan pelanggan yang baik.

Perhatikan pula margin keuntungan. Jangan hanya melihat jumlah penjualan. Produk yang banyak terjual belum tentu menghasilkan keuntungan besar jika biaya produk, pengiriman, promosi, dan retur terlalu tinggi.

2. Menjadi TikTok Shop Affiliate

Tidak punya produk sendiri? TikTok Shop Affiliate bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana.

Sebagai affiliate, Anda memilih produk dari seller lain lalu mempromosikannya melalui konten. Ketika terjadi penjualan yang memenuhi persyaratan, Anda memperoleh komisi sesuai ketentuan produk tersebut.

Kelebihan model ini adalah Anda tidak perlu:

  • membuat produk sendiri;
  • menyimpan stok;
  • mengatur gudang;
  • mengurus proses produksi.

Fokus utama Anda adalah membuat konten yang mampu membantu orang memahami dan tertarik pada suatu produk.

Meski begitu, jangan memilih produk hanya karena nilai komisinya tinggi. Produk yang buruk dapat merusak kepercayaan audiens dan membuat konten Anda terasa seperti iklan tanpa nilai.

Cara Memulai TikTok Shop Affiliate

Langkah yang tersedia dapat berbeda sesuai akun dan kebijakan terbaru TikTok. Namun, secara umum, prosesnya dimulai dengan menggunakan akun yang memenuhi persyaratan program.

Setelah fitur affiliate tersedia, Anda dapat:

  1. Membuka fitur TikTok Shop atau affiliate pada akun.
  2. Melengkapi verifikasi yang diminta.
  3. Mencari produk yang relevan.
  4. Menambahkan produk ke etalase atau konten jika fitur tersedia.
  5. Membuat video yang mempromosikan produk.
  6. Memantau performa klik dan penjualan.

Selalu periksa persyaratan terbaru langsung di aplikasi atau melalui TikTok Shop Academy karena fitur, batasan, dan ketentuan dapat berubah.

3. Buat Video yang Membantu Orang Memutuskan Membeli

Jika ingin memahami cara menghasilkan uang lewat TikTok Shop, ada satu prinsip penting: jangan hanya menjual, bantu orang membuat keputusan.

Konten yang sekadar mengatakan “beli sekarang” biasanya kurang menarik dibandingkan konten yang menunjukkan manfaat produk secara nyata.

Beberapa format yang bisa dicoba antara lain:

  • review jujur;
  • tutorial penggunaan;
  • unboxing;
  • perbandingan produk;
  • before and after;
  • demonstrasi fitur;
  • solusi untuk masalah tertentu.

Misalnya, jika mempromosikan blender portable, jangan hanya memperlihatkan produknya. Tunjukkan bagaimana alat tersebut digunakan, berapa lama baterainya bertahan, bagaimana membersihkannya, dan siapa yang kemungkinan membutuhkan produk itu.

Semakin bermanfaat konten Anda, semakin besar peluang audiens mempercayai rekomendasi tersebut.

4. Gunakan LIVE Shopping untuk Meningkatkan Penjualan

LIVE Shopping memungkinkan Anda menunjukkan produk secara langsung sambil berinteraksi dengan calon pembeli.

Format ini menarik karena audiens dapat mengajukan pertanyaan sebelum membeli.

Selama LIVE, Anda bisa:

  • mendemonstrasikan produk;
  • menjelaskan ukuran atau pilihan warna;
  • menjawab pertanyaan;
  • membandingkan beberapa produk;
  • menjelaskan cara pemakaian.

Jangan membuat LIVE hanya berisi ajakan membeli. Berikan informasi yang benar benar membantu.

Sebelum mulai, pilih beberapa produk utama dan siapkan urutan demonstrasinya. Cara ini membuat siaran lebih terstruktur dan tidak terasa membingungkan.

5. Pilih Produk yang Cocok dengan Audiens

Produk terbaik untuk dipromosikan bukan selalu yang memiliki komisi terbesar.

Pilih produk yang relevan dengan niche dan kebutuhan audiens.

Jika akun Anda membahas kecantikan, mempromosikan skincare atau alat perawatan mungkin terasa alami. Jika konten Anda fokus pada perlengkapan rumah, produk dapur atau organisasi rumah dapat lebih relevan.

Perhatikan pula:

  • kualitas produk;
  • rating;
  • ulasan pelanggan;
  • reputasi seller;
  • harga;
  • komisi;
  • potensi produk untuk dibuat konten.

Kepercayaan audiens lebih berharga daripada satu penjualan cepat.

Berapa Penghasilan dari TikTok Shop?

Tidak ada angka pendapatan yang pasti.

Sebagai seller, keuntungan dipengaruhi oleh harga jual, biaya produk, jumlah transaksi, biaya operasional, promosi, pengiriman, dan retur.

Sebagai affiliate, pendapatan dipengaruhi oleh nilai komisi dan jumlah penjualan yang dihasilkan dari konten.

Contohnya, jika suatu produk memberikan komisi Rp10.000 per transaksi dan Anda menghasilkan 20 penjualan yang memenuhi ketentuan, komisi kotornya akan berbeda dengan produk yang memberikan Rp30.000 tetapi hanya menghasilkan dua penjualan.

Karena itu, jangan hanya melihat persentase komisi. Perhatikan juga kemampuan produk untuk benar benar terjual.

Apakah Harus Punya Banyak Followers?

Tidak selalu.

Jumlah followers memang dapat membantu memperluas jangkauan, tetapi jumlah besar tidak otomatis menghasilkan banyak penjualan.

Akun kecil dengan audiens yang jelas dan percaya pada kreatornya bisa menghasilkan konversi yang baik.

Misalnya, akun dengan konten khusus perlengkapan bayi mungkin memiliki audiens lebih kecil dibandingkan akun hiburan umum. Namun, rekomendasi produknya bisa lebih relevan bagi orang yang memang sedang mencari kebutuhan bayi.

Fokuslah pada kualitas audiens, relevansi konten, dan kepercayaan, bukan hanya jumlah followers.

Kesalahan yang Membuat TikTok Shop Sulit Menghasilkan Uang

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula.

Salah satunya adalah mempromosikan terlalu banyak produk yang tidak berhubungan satu sama lain. Akibatnya, identitas akun menjadi tidak jelas.

Kesalahan lain meliputi:

  • memilih produk hanya karena komisi tinggi;
  • membuat review yang tidak jujur;
  • terlalu sering melakukan hard selling;
  • mengabaikan kualitas seller;
  • tidak membaca kebijakan platform;
  • membuat klaim produk yang berlebihan;
  • mengharapkan pendapatan besar dalam waktu singkat.

Konten komersial tetap harus mengikuti ketentuan TikTok serta aturan yang berlaku.

Cara Meningkatkan Peluang Mendapatkan Penjualan

Mulailah dengan menentukan niche yang jelas. Setelah itu, buat konten secara konsisten dan pelajari pola video yang memperoleh respons terbaik.

Perhatikan bagian awal video. Beberapa detik pertama menentukan apakah orang akan terus menonton atau langsung menggulir layar.

Gunakan produk dalam situasi nyata. Alih alih hanya memperlihatkan kemasannya, tunjukkan bagaimana produk menyelesaikan suatu masalah.

Pantau juga hasil konten. Jika satu format menghasilkan banyak klik atau penjualan, pelajari apa yang membuatnya berhasil lalu kembangkan variasi baru.

Seller juga dapat bekerja sama dengan creator affiliate untuk memperluas jangkauan tanpa harus membuat seluruh konten sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah TikTok Shop bisa menghasilkan uang?

Bisa. Anda dapat memperoleh penghasilan dengan menjual produk sebagai seller atau menerima komisi dengan menjadi affiliate.

2. Apakah bisa mendapatkan uang dari TikTok Shop tanpa punya produk?

Bisa. TikTok Shop Affiliate memungkinkan creator mempromosikan produk milik seller lain dan memperoleh komisi dari penjualan yang memenuhi ketentuan.

3. Apakah harus punya banyak followers untuk jadi affiliate?

Tidak selalu. Persyaratan fitur dapat berbeda sesuai akun dan kebijakan platform. Dari sisi penjualan, audiens yang relevan dan aktif sering lebih penting daripada jumlah followers semata.

4. Dari mana affiliate TikTok Shop mendapatkan uang?

Pendapatan affiliate berasal dari komisi atas penjualan yang memenuhi syarat dan berhasil diatribusikan kepada promosi creator sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Mana yang lebih menguntungkan, seller atau affiliate?

Tergantung kondisi Anda. Seller memiliki kontrol lebih besar atas produk dan margin keuntungan, tetapi harus mengelola operasional. Affiliate lebih sederhana, tetapi pendapatannya bergantung pada produk dan nilai komisi.

Mulai dari Konten yang Berguna, Bukan Sekadar Mengejar Viral

Pada akhirnya, cara menghasilkan uang lewat TikTok Shop dapat dilakukan dengan dua jalur utama: menjadi seller atau affiliate. Tidak ada satu pilihan yang selalu lebih baik karena keduanya memiliki model kerja dan risiko yang berbeda.

Jika memilih affiliate, fokuslah pada produk yang relevan dan konten yang benar benar membantu audiens. Jika menjadi seller, jangan hanya mengejar jumlah pesanan. Perhatikan margin, kualitas produk, pelayanan, dan pengelolaan biaya.

Hindari pula anggapan bahwa TikTok Shop merupakan cara mendapatkan uang secara instan. Bangun konten secara konsisten, evaluasi hasil, dan kelola pendapatan dengan baik ketika mulai menghasilkan.

Terus ikuti Unum untuk mendapatkan panduan praktis tentang pendapatan tambahan, bisnis digital, dan pengelolaan uang yang lebih cerdas.